5 Langkah Mudah Sembuhkan TB

TB atau Tuberkulosis masih menjadi pembunuh nomor satu di antara beberapa penyakit menular di Indonesia. Setiap tahun terdapat 460.000 kasus baru, sementara kasus meninggal karena TB setiap tahunnya terdapat 67.000 kasus atau sekitar 186 orang per hari.

Padahal, sejak tahun 1994 Pemerintah melalui Departemen Kesehatan telah menerapkan strategi DOTS (directly observed treatment short-course) untuk menanggulangi TB. Pemerintah juga telah menyediakan paket OAT (Obat Anti TB) secara gratis bagi pasien TB dewasa dan anak-anak untuk mendukung program DOTS.

Bahkan, untuk memudahkan pasien TB menjalani proses penyembuhan, sejak tahun 2003 penggunaan OAT untuk dewasa dikemas dalam 2 bentuk yakni OAT Kombipaks dan OAT Fixed Dose Combination (FDC). Pasien TB tak perlu meminum obat dalam banyak jenis seperti sebelumnya. Penyederhanaan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pasien TB dalam meminum OAT, sehingga kemungkinan kesembuhan pasien bisa meningkat.

Lalu, mengapa TB di Indonesia masih sangat tinggi?

Salah satu penyebab tingginya TB di Indonesia ialah karena sangat mudah dan cepatnya penyebaran kuman TB, yaitu melalui udara.

Saat penderita TB aktif batuk, bersin ataupun membuang dahak di sembarang tempat, saat itulah kuman Mycobacterium Tuberculosis penyebab TB menyebar. TB bisa menyerang siapa saja! Orang dewasa, anak-anak, orang kaya ataupun orang miskin, semua bisa terkena TB.

Penularan TB juga tak mengenal tempat. Di rumah, di kantor dan di tempat-tempat umum lainnya, seseorang bisa tertular TB. Masalahnya, saat kuman TB menginfeksi seseorang, kuman tidak selalu aktif hingga ia tidak cepat menyadari jika sudah tertular TB.

Tb bisa menyerang di semua tempat (credit)

Tb bisa menyerang di semua tempat (credit)

Seseorang yang terpapar bakteri Tuberculosis disebut TB primer. Jika tubuh mampu membentuk jaringan parut (fibrosis) disekitar bakteri Tuberculosis, maka bakteri dalam keadaan tidak aktif (dormant). Bakteri yang tidak aktif bisa bertahan selama beberapa tahun di dalam tubuh. Ketika bakteri dalam keadaan ‘tidur’, seseorang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala atau tanda terkena TB.

Bakteri yang ‘tidur’ akan aktif saat kekebalan tubuh melemah akibat usia lanjut, penyakit parah, peristiwa yang menimbulkan stres, mengkonsumsi alkohol atau narkotik, terinfeksi HIV serta penyakit-penyakit lain. Bakteri yang kembali aktif akan berkembang biak dan menyebar sangat cepat.

Kurangnya dukungan keluarga terhadap pasien TB juga menjadi penyebab tingginya TB di Indonesia. Lamanya proses pengobatan (6 bulan untuk TB biasa dan sekitar 18 bulan untuk MDR-TB) tentunya tidak mudah. Banyak pasien TB yang mengalami jenuh, bosan dan putus asa dalam proses pengobatan sehingga rentan putus pengobatan. Padahal putus pengobatan berisiko memicu resistensi atau kekebalan kuman TB terhadap obat.

5 Cara Sembuhkan TB

Menurut Dyah Erti Mustikawati, Kepala Sub Bidang Direktorat Pengendalian Penyakit Tuberulosis, 95 persen kasus Tuberkulosis dapat disembuhkan. Sarimin adalah salah satu contoh pasien TB yang sudah dinyatakan sembuh.

Sarimin, 60 tahun, warga Desa Karangduwet Kecamatan Paliyan Gunung Kidul itu kini bisa bernafas lega setelah dokter menyatakan ia sembuh dari TB. Pada tahun 2011, Sarimin tertular mertuanya yang sering ia antar berobat. (info dikutip dari sini)

Ada 5 langkah mudah yang harus dilakukan pasien TB agar sembuh dari TB.

Pengobatan hingga tuntas

Meskipun 95 persen kasus Tuberkulosis dapat disembuhkan, namun hal tersebut sangat bergantung dari keakuratan diagnosis, rejimen pengobatan dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas.

Panjangnya proses pengobatan (6 bulan sampai 9 bulan untuk TB biasa) menyebabkan banyak pasien TB yang putus berobat karena pasien mulai jenuh dan bosan berobat. Pasien TB berhenti berobat terkadang juga karena merasa kondisi tubuhnya sudah lebih baik setelah beberapa kali berobat.

Rutin meminum obat (credit)

Rutin meminum obat (credit)

Kunci sukses kesembuhan TB adalah kedisiplinan pasien meminum obat dan periksa rutin selama rentang waktu yang ditetapkan. Putus pengobatan akan menyebabkan kuman TB menjadi resisten. Kondisi ini disebut Multi Drug Resistance (MDR).

Pada pasien MDR-TB, proses pengobatannya menjadi semakin panjang (2 tahun) dan harus menjalani check up setiap hari. Maka, disiplin meminum obat menjadi harga mati agar pasien TB tidak meningkat menjadi MDR-TB.

Pengobatan TBC memerlukan waktu minimal selama 6 bulan – ini untuk memastikan semua kuman mati dan tidak ada yang tersisa. Banyak pasien akan merasa sudah sembuh dan sehat terutama sudah melewati fase intensif 2 bulan; hal ini sangat memprihatinkan. Yang ditakuti daripengobatan yang tidak tuntas adalah berkembangnya kuman TBC yang tersisa yang menjadi kebal terhadap pengobatan TBC standar. TBC yang kemudian muncul akibat kuman yang lebih kuat ini akan menimbulkan gejala penyakit yang lebih parah dan sulit disembuhkan. Mohon segera kembali ke dokter anda, semoga beruntung.Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/konsultasi/penderita-tbc-paru-yang-putus-obat
Pengobatan TBC memerlukan waktu minimal selama 6 bulan – ini untuk memastikan semua kuman mati dan tidak ada yang tersisa. Banyak pasien akan merasa sudah sembuh dan sehat terutama sudah melewati fase intensif 2 bulan; hal ini sangat memprihatinkan. Yang ditakuti daripengobatan yang tidak tuntas adalah berkembangnya kuman TBC yang tersisa yang menjadi kebal terhadap pengobatan TBC standar. TBC yang kemudian muncul akibat kuman yang lebih kuat ini akan menimbulkan gejala penyakit yang lebih parah dan sulit disembuhkan. Mohon segera kembali ke dokter anda, semoga beruntung.Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/konsultasi/penderita-tbc-paru-yang-putus-obat

Lakukan pola hidup sehat

Proses penyembuhan pasien TB dengan disiplin minum obat harus di dukung pula dengan menerapkan pola hidup sehat, sebab pola hidup sehat akan membantu mempercepat proses pemulihan pasien TB.

Pola hidup sehat (credit)

Pola hidup sehat, makan makanan bergizi, olah raga dan tidak merokok. (credit)

Tubuh manusia memiliki mekanisme pertahanan untuk dapat melawan patogen penyebab penyakit. Mekanisme yang terdiri dari sel-sel, organ, jaringan, dan produk sel seperti antibodi secara kolektif dikenal dengan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh yang kuat mampu mengidentifikasi mikroba penyebab penyakit yang masuk kedalam tubuh dan menghancurkannya untuk melindungi tubuh dari serangan mikroba. Peningkatan sistem imun tubuh dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat berikut;

  • Lakukan olah raga teratur. Jalan santai di pagi hari adalah pilihan olah raga yang sangat dianjurkan bagi pasien TB. Olah raga teratur membantu menjaga berat badan ideal, menurunkan kadar kolesterol dan  meningkatkan kesehatan jantung. Aktifitas fisik juga akan membuat sel-sel darah putih dan antibodi bergerak lebih cepat membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
  • Pola makan seimbang. Makanan kaya Vitamin E dan C, bioflavonoid, zinc, karotenoid, selenium, dan omega 3 merupakan penguat sistem kekebalan tubuh yang efektif. Bagi pasien TB, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan zat kapur. Keduanya berfungsi untuk ‘menembel’ paru-paru yang rusak karena TB. 
  • Hentikan kebiasaan merokok. Kebiasaan merokok dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan sistem tubuh. Merokok juga menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah yang mengakibatkan tubuh rentan terkena infeksi.

Hindari aktivitas fisik berat dan melelahkan

Pasien TB dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas fisik berat dan melelahkan. Saat masa pemulihan, pasien TB memerlukan kondisi fisik yang prima. Aktivitas fisik berat akan membebani tubuh dan berpengaruh pada tingkat imunitas tubuh. Apalagi jika hasil pemeriksaan rontgen memperlihatkan kerusakan yang luas dan telah mengenai pembuluh darah, pasien dianjurkan untuk cukup istirahat. Pasien TB yang tetap beraktifitas diluar rumah juga rentan menularkan kuman TB kepada orang lain.

Sirkulasi udara

Ventilasi udara

Perhatikan sirkulasi udara di dalam rumah (credit)

Pasien TB memerlukan udara segar beroksigen tinggi untuk membantu mempercepat penyembuhan kerusakan jaringan paru. Sirkulasi udara yang baik, sinar matahari yang cukup (tidak lembab), serta kebersihan lingkungan sangat diperlukan.

Optimis

Optimis sembuh (credit)

Optimis sembuh (credit)

Penyakit TB bisa disembuhkan. Optimisme ini harus terus dipupuk agar pasien TB bersemangat menjalani proses pengobatan hingga tuntas.

Lalu, apa tanda pasien TB dinyatakan sembuh?

Setelah selesai berobat 6 bulan (pengobatan tuntas), dokter akan memeriksa kembali dahak (sputum) pasien selama 3 kali berturut-turut untuk melihat apakah masih terdapat kuman TB atau tidak. Selain itu dilakukan pula pemeriksaan Rontgen dada, untuk membandingkan masa awal pengobatan TB.

Jika dalam kedua pemeriksaan tersebut tidak ditemukan kembali kuman TB, maka pasien dapat dinyatakan telah tuntas berobat, dan sembuh dari TB primer. Meski demikian, pasien yang telah di tetapkan sembuh harus tetap waspada, sebab TB pada pasien tersebut dapat kembali kambuh apabila kembali tertular.

banner lomba

Referensi:

http://www.tbindonesia.or.id

http://www.depkes.go.id/

http://www.jpnn.com

http://portal.cbn.net.id

http://aidstuberculosismalaria.blogspot.com

Advertisements

2 thoughts on “5 Langkah Mudah Sembuhkan TB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s