StarkLED: Lampu Berkualitas Hematnya Dari Hari Pertama

SAMSUNG CSCWaktu aku membeli lampu untuk ruang tengah yang mati beberapa waktu lalu, aku sedikit bingung saat si penjual bertanya lampu jenis apa yang ingin aku beli. Apakah jenis LED ataukah jenis lampu hemat energi (LHE).

Awalnya bingung juga, sebab yang aku tahu LED biasanya digunakan untuk perabotan elektronik semisal televisi, komputer, speaker dan perabotan lain, bukan untuk lampu.

Sontak aku pun bertanya pada si penjual,”Emang apa bedanya antara lampu jenis LED sama lampu hemat energi (LHE), Pak?”

“Beda Mbak, kalo lampu LED murah berkualitas hematnya dari hari pertama. LED juga punya banyak kelebihan dibanding lampu hemat energi,”ungkap si penjual.

Aku pun ber-Oo ria walaupun jujur, aku nggak mudeng blas alias gagal paham. Pengen banget tanya lebih lanjut sama si penjual, tapi melihat pembeli yang berjubel, ada rasa tidak enak hati. Akhirnya aku putuskan membeli lampu LED merk StarkLED.

Sebelum aku pulang, si penjual berpesan jika kertas yang ada di dalam box lampu tidak boleh dibuang, sebab ada SURPRISE SURVEI yang berhadiah 1 unit Samsung Galaxy S4.

Setelah menggunakan lampu StarkLED, ternyata aku merasakan perbedaannya ketimbang menggunakan lampu hemat energi ataupun lampu pijar.

starkled-hematPertama, hemat. StarkLED memiliki tingkat efisien energy yang lebih tinggi daripada lampu lampu hemat energi dan lampu pijar. Lampu LED hanya memerlukan tegangan listrik yang rendah karena cahaya terang StarkLED mampu menghemat 50% biaya yang dikeluarkan daripada menggunakan lampu hemat energi (LHE) maupun lampu pijar.

Efisiensi energy lampu LED tentu akan berpengaruh pada biaya listrik yang harus dikeluarkan. Nggak perlu pusing mikirin biaya listrik membengkak kalau pakai StarkLED. Sebagai ibu rumah tangga, hemat listrik berarti menambah uang belanja keluarga, sebab semakin sedikit pengeluaran yang harus dikeluarkan. Itu berarti  StarkLED cocok banget buat para ibu rumah tangga. 😀

Kedua, umur yang lebih panjang. Dibandingkan menggunakan lampu hemat energi maupaun lampu pijar, lampu LED lebih lama masa penggunaannya, sebab StarkLED mempunyai keawetan hingga 30 ribu jam. Lumayan, kan? Uang buat beli lampu bisa ditabung untuk tambahan jajan anak-anak.

Pengen tahu perbandingan biaya yang bisa di hemat serta masa penggunaan StarkLED daripada lampu hemat energi (LHE), dan Lampu Pijar? Nih, simak tabel dibawah ini.

perbandingan-biaya-stark-led

Gimana? Patut dipertimbangkan, kan?

Ketiga, ramah lingkungan & praktis. StarkLED tidak mengandung merkuri. Selain itu, cahaya yang dihasilkan StarkLED tidak panas, sebab LED tidak memproduksi sinar UV dan energy panas. Cahaya yang dihasilkan pun tidak mendistorsi warna sekitar, sehingga aman digunakan untuk penerangan. Tak hanya itu, StarkLED juga memiliki ukuran yang lebih kecil, tentunya lebih praktis untuk diaplikasikan.

Keempat, bergaransi. Paling aku suka dari StarkLED ialah masa garansinya yang panjang. Jika dalam 1 tahun lampu mengalami masalah, maka kita tinggal menukarnya di toko tempat kita membeli. Toko akan mengganti lampu  StarkLED kita yang bermasalh dengan yang baru. Asyik, kan?

Pengen tahu spesifikasi StarkLED? Nih, simak Infographic berikut:

sp1

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Contest StarkLED

banner-blog-kontes-250x250

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s