Pulang

Judul : Pulang

Penulis : Happy Salma

Penerbit : Koekoesan

Terbit Pertama : November, 2006

Tebal : 120 halaman

ISBN : 979-9545-2-5

PulangBuku ini merupakan salah satu dari 5 buku yang saya dapatkan dari memenangi sebuah GA. Ngeblog sejatinya memberi banyak manfaat, bukan hanya sebagai self healing, ngeblog juga akan mendapat banyak rejeki 😀

Pulang berisi delapan kumpulan cerita pendek yang bercerita tentang pulang. Pulang dalam beragam makna tentunya. Tema yang diusung seperti terlihat begitu sederhana, namun sejatinya setiap orang memiliki naluri yang tak terbantahkan untuk melakukannya. Jika tidak, tak mungkin kita saksikan segala keruwetan yang hasilkan dari acara mudik setiap lebaran. Tak perduli berapapun biaya yang mesti dikeluarkan, juga kemacetan yang harus dijalani, mudik atau pulang menjadi saat-saat uang dirindukan.

Dalam cerita berjudul pulang, digambarkan si tokoh meratapi alam di kampungnya yang rusak oleh modernisasi. Alam yang begitu akrab sudah sedemikian asing sekarang, hingga ia mengeluh,”Kemana hamparan sawah, pohon karet yang tinggi langsing berjajar rapi, dan juga pohon-pohon rindang lainnya? (Halaman 108) Alam yang begitu karib sudah demikian asing sekarang. Dicerita ini si tokoh diceritakan tak hanyut dalam ratapan. Dengan tegas ia menghardik<“Di hadapan kami hanya ada kerangka-kerangka bangunan. Besi dan beton membuat perut bumi pun terkoyak, menimbulkan luka berwarna merah kecoklatan..(halaman 109)

Tema pulang, keterasingan, keakraban yang hilang juga muncul dalam pelbagai lekuk di cerpen-cerpen lainnya, seperti dalam cerpen berjudul Perjalanan Jauh. Diceritakan bagaimana kerinduan tokoh pada sosok Ibu dan segala kesederhanaan yang melekat padanya. Ibu yang melewati hari-hari sulit dengan bersahaja dan terisak karena dagangannya tertukar. Betul-betul menyentuh. Perjalanan si tokoh dengan kekasihnya menjadi begitu hambar karena keromantisismenya tidak ia temukan. Tapi juga menjadi titik balik buat si tokoh dean menyadarkannya untuk memikirkan ulang apa artinya sebuah perjalanan.

Cerita dalam novel ini sebagian besar memiliki ending yang tak terduga. Mirip flash fiction, hanya lebih panjang. Walaupun Pulang merupakan karya pertama happy Salma, saya bisa merasakan jika Happy memiliki teknik penulisan yang cukup baik. Karakter masing-masing tokoh digambarkan secara pas. Alurnya pun ringan dan enak dibaca.

Happy Salma yang lebih dikenal sebagai seorang selebritis yang dikepung cahaya ini ternyata senang menulis dalam kesunyian. Bagi Happy, yang terpenting dari menulis ialah grafik aktualisasi dirinya. Bukan grafik penjualan bukunya. Yaiyalah, wong dia sudah bergelimang harta 😆

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s