Lelaki Pendek, Hitam & Lebih Jelek Dari Untanya

Judul : Lelaki Pendek, Hitam dan Lebih Jelek dari Untanya
Penulis: Ahmad Zairofi AM
Penerbit : Tarbawi Press
Terbit Pertama : Juni, 2006
Tebal : 214 halaman

SAMSUNG CSCMembaca tulisan Ahmad Zairofi AM, terasa betul kedalaman ilmu yang ia miliki. Kata-katanya menghuncam jauh ke dasar hati dan pada akhirnya, kesalahan-kesalahan kita seperti dikuliti. Hanya hati yang tertutup yang tak akan merasakan. Nampak jelas jika tulisan ini lahir dari hati yang bersih.

Lelaki Pendek Hitam & Lebih Jelek dari Untanya berisi tentang sejarah manusia yang begitu indah meretas kehidupan. Tentang kemuliaan dan ketinggian prinsip dalam berjuang serta tentang indahnya dan nikmatnya pengorbanan.

Buku ini berisi 31 kisah hidup manusia yang berkisah tentang bermacam prinsip hidup yang dicontohkan beragam orang. Setiap kisah memiliki fungsi pemantul prinsip yang berbeda. Tak ada tempat belajar tentang sejarah kebaikkan melebihi kisah-kisah manusia yang memang harus menjadi pelajaran mahal. Sebagaimana tak ada tempat mengenang sejarah keburukan melebihi kisah-kisah manusia.

Semua kisah dalam buku ini menarik, ditulis dengan keterangan yang menghujam. Seperti kisah “Lelaki yang tak pernah mencaci keledai”. Dikisahkan tentang seseorang yang bernama Abu Juray. Suatu hari ia bertemu Rasulullah dan bertanya, “Engkau Rasulullah?” Rasul menjawab,”Aku adalah Rasulullah utusan Allah, Dzat yang apabila kamu terkena kesulitan, lalu kamu berdo’a kepada-Nya, niscaya Dia melepaskan kesulitan itu dari kamu. Jika kamu mengalami musim kering, lalu kamu meminta kepada-Nya, niscaya Dia akan menumbuhkan tanaman untuk kamu. Jika kamu berada di tanah tak bertuan atau padang gersang, lalu binatang tungganganmu hilang, lalu kamu memohon kepada-Nya, niscaya Dia akan mengembalikannya untukmu…”

Lalu, Abu Juray berkata, beri aku nasehat yang mengikat. lalu ia pun mendapat nasehat dari Rasulullah,”Janganlah kamu mencaci seorang pun. Janganlah kamu menghina sebentuk kebajikan apapun….”

Di dalam agama yang mulia ini, moralitas yang agung tak sekedar bagaimana seorang Mukmin berjiwa luhur, berniat ikhlas, dan menjadi luar biasa secara diri sendiri., di dalam telaga batinnya atau samudera pikirannya saja. Akan tetapi pagar-pagar dan pengaturan lalu lintas interaksi kita dengan orang lain justru diurai dengan sangat luas, melingkupi banyak perkara, dan lebih dari itu, sangat detil.

Banyak hikmah tercecer dari orang-orang yang luar biasa yang di urai Ahmad Zairofi AM dalam buku ini. Padat dan menih dengan nilai-nilai yang sayang untuk dilewatkan.

Advertisements

One thought on “Lelaki Pendek, Hitam & Lebih Jelek Dari Untanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s