Totality Green Hospital

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Orang miskin dilarang sakit!

Ungkapan “Orang miskin dilarang sakit!” benar-benar menjadi kenyataan di negeri ini. Tak banyak pilihan tempat berobat bagi si miskin. Sebagian besar dari mereka menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai rujukan berobat setelah Puskesmas. Hal ini terkait biaya yang lebih terjangkau dibandingkan jika harus berobat ke rumah sakit swasta.

Sudah menjadi rahasia umum, berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) berarti siap mendapatkan pelayanan alakadarnya. Pelayanan alakadarnya ini meliputi lambatnya penanganan serta petugas yang kurang ramah.

Antrian panjang saat pendaftaran dan saat penanganan di ruang poli tentu membuat si sakit tidak merasa nyaman. Ketidakseimbangan antara pasien yang datang dengan SDM yang ada menjadi penyebabnya. Tentu sangat wajar jika kita jarang menemukan keramahan petugas rumah sakit. Penyebabnya jelas karena faktor kelelahan petugas.

Lambatnya penanganan juga terjadi pada pasien rawat inap. Pasien tak langsung ditangani dengan alasan dokter sedang menangani pasien di poli masing-masing. Ini merupakan PR besar RSUD yang harus dibenahi sebab orang miskin pun menginginkan pelayanan optimal agar mereka merasa nyaman.

RSUD Daya Makassar foto by http://manjilala.info/

RSUD Daya Makassar foto diambil disini

PR RSUD kini bertambah dengan akan diterapkannya green hospital di seluruh rumah sakit di Indonesia. Menurut dr Supriyantoro Sp.S MARS, Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan, pada tahun 2020 seluruh rumah sakit di Indonesia harus sudah menerapkan Green Hospital.

Semua RSUD harus segera berbenah untuk menjadikannya rumah sakit yang berwawasan lingkungan termasuk RSUD Daya Makassar. Rumah sakit yang berada di JL. Perintis Kemerdekaan Km 14/157 ini pun kini tengah berproses mewujudkan visi mereka yaitu “Menjadi Rumah Sakit Sehat sebagai percontohan di Indonesia”.

Gambar diambil disini

Gambar diambil disini

Green Hospital  berkembang mengikuti tren yang saat ini berkembang terkait betapa erat hubungannya antara kesehatan dan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat tentu akan menunjang program kesehatan itu sendiri. Beberapa kriteria rumah sakit dengan konsep green hospital diantaranya:

  • Tersedianya ruang terbuka hijau. Keterbatasan lahan menjadi alasan banyak rumah sakit tak memberikan ruang terbuka hijau. Idealnya rumah sakit mempunyai areal untuk ruang terbuka hijau, termasuk didalamnya adalah taman bermain anak dan areal untuk pejalan kaki (jogging path). Hal ini penting, mengingat orang sakit tak hanya butuh obat sebagai penyembuhnya, juga lingkungan yang mendukung penyembuhan. Taman dan pepohonan yang asri tentu akan menyegaran pikiran pasien. Dengan adanya fasilitas Jogging path memungkinan pasien untuk melakukan olah raga ringan yang akan membantu proses penyembuhan.
  • Efisiensi sistem pencahayaan dan pendingin ruangan. Bangunan hijau tak hanya terbatas pada penggunaan cat berwarna hijau dan lahan hijau saja. Konsep Bangunan hijau adalah bangunan dimana di dalam perencanaan, pembangunan, pengoperasian serta dalam pemeliharaannya memperhatikan aspek–aspek dalam melindungi, menghemat, mengurangi pengunaan sumber daya alam, menjaga mutu baik bangunan maupun mutu dari kualitas udara di dalam ruangan, dan memperhatikan kesehatan penghuninya yang semuanya berdasarkan kaidah pembangunan berkelanjutan. Penggunaan AC dan listrik secara berlebih patut dipertimbangkan dimasa datang. Bangunan yang memiliki ventilasi yang baik sehingga mampu memberian sirkulasi udara dapat meminimalir penggunaan AC. Bangunan rumah sakit yang sesuai dengan konsep bangunan hijau tentu akan mengurangi penggunaan listrik secara berlebihan.
  • Penggunaan air yang efisien. Gedung yang ramah lingkungan tidak hanya terkait fisik bangunan, tetapi juga terkait penggunaan air bersih gedung dalam mendukung aktivitas penggunanya. Penghematan air bersih dapat ditinjau dari beberapa hal seperti terdapatnya sistem kontrol dan monitoring air, penggunaan alat keluaran air yang hemat air, serta penggunaan air alternatif seperti air hujan. Perlu dipertimbangkan pula  penggunaan air daur ulang demi penghematan dan pemanfaatan air secara optimal. Air limbah dapat digunakan lagi setelah melewati proses daur ulang, sehingga mengurangi penggunaan air bersih dan mengurangi pencemaran air yang berbahaya bila dibuang langsung ke lingkungan. Daur ulang air limbah dapat dimanfaatkan antara lain untuk keperluan flushing, irigasi dan make up water sistem pendingin, namun bukan untuk air minum.
  • Pengelolaan limbah medis dan non medis. Pengelolaan limbah dimulai dari penyediaan tempat sampah yang memisahkan sampah organik non organik serta sampah medis. Selain itu rumah sakit juga harus memiliki instalasi pengolahan limbah yang meliputi pengolahan limbah cair, limbah padat, limbah medis, limbah non medis, limbah infeksius, dan limbah non infeksius. Pengolahan limbah secara mandiri memungkinkan berkurangnya kontaminasi limbah rumah sakit terhadap lingkungan sekitar.

Dimasa datang konsep green hospital  harapannya tak hanya terbatas pada bangunan serta sarana prasarananya saja yang memenuhi konsep hijau. Perlu dipertimbangkan pula pemanfaatan obat-obatan yang berasal dari kekayaan sumber daya alam kita. Pasien juga diberi pilihan menggunakan obat-obat herbal yang telah bersertifikasi dan memenuhi kualifikasi. Penggunaan obat herbal tentu sangat mendukung terciptanya green hospital secara menyeluruh.

Ika Koentjoro

@Ikakoentjoro

Hamazzakoentjoro.wordpress.com

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog “Green Hospital” RSUD Daya Makassar

posterlombagreenhospital

Sumber:

http://rsudaya.org/

http://www.pdpersi.co.id

http://blog.gbcindonesia.org

http://widy17.blogspot.com

Advertisements

7 thoughts on “Totality Green Hospital

  1. kalau pendapat saya, daripada green hospital terlebih dahulu, kenapa tidak pembenahan sistem kesehatan yang mudah dan terjangkau untuk seluruh masyarakat?
    salah satu yang kurang adalah pengawasan dalam distribusi penggunaan layanan kesehatan untuk masyarakat. contohnya RSBM – surat keterangan tanpa pengawasan, dapat disalahgunakan pejabat untuk diberikan kepada mereka yang punya kenalan saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s