Anak Cerdas Dalam Pengasuhan Ibu Hebat

Lingkungan serta pola pengasuhan yang diberikan oleh ibu sangat berpengaruh pada kecerdasan anak. Mengapa ibu? Karena bagi anak, ibu merupakan figur paling dekat yang dimilikinya, serta memiliki intensitas interaksi lebih lama dengannya.

Pada usia 0-6 tahun otak anak ibarat spon yang menyerap apapun yang diberikan oleh lingkungannya. Pola pengasuhan penuh cinta dan kasih sayang sangat berpengaruh pada ukuran otaknya. Menurut para ahli syaraf, perbedaan ukuran otak anak salah satu penyebab utamanya yaitu tergantung pada cara setiap anak dirawat oleh ibunya. Dari hasil pemindaian otak yang dilakukan oleh para peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA) ditemukan, otak anak yang diasuh dengan kasih sayang dan cukup cinta berukuran jauh lebih besar, memiliki bintik dan area hitam lebih sedikit daripada anak yang diabaikan.

Keputusan menjadi momtrepreneur betul-betul keputusan tepat yang saya ambil setelah lima tahun menjadi pekerja kantoran. Menjadi momtrepreneur berarti memiliki waktu lebih bersama anak-anak dengan tetap berpenghasilan. Menemani Fathiin bermain, belajar dan mengantarkannya ke sekolah tanpa takut dimarahi bos karena terlambat datang ke kantor menjadikan saya betul-betul dapat mencurahkan perhatian dan kasih sayang secara penuh padanya.

7s

Menemani Fathiin belajar

Stimulasi otak anak dengan kegiatan fisik

Menurut Lely Tobing, instruktur Brain Gym, cara mudah untuk menstimulasi otak si kecil yaitu dengan mengajaknya aktif bergerak dan bermain. Dari yang ringan dan sederhana seperti mengajak mereka bermain di rumah, berjalan-jalan di taman, ataupun berolahraga ringan.

Fathiin sering saya ajak berjalan-jalan menyusuri pematang sawah yang ada di depan rumah. Terkadang saat air sungai tidak begitu deras, saya mengajaknya berenang di sungai yang berada tak jauh dari rumah. Membiarkannya menyatu dan belajar dengan alam.

Untuk menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri serta kemandiriannya, sesekali saya mengajak Fathiin mengikuti kegiatan yang menantang seperti outbound ataupun panjat dinding.

Hamid

Fathiin mengikuti kegiatan panjat dinding

Nutrisi tepat

Agar anak cerdas, selain perhatian dan kasih sayang serta stimulasi yang tepat, anak juga perlu mendapatkan asupan nutrisi yang terdapat dalam karbohidrat, lemak Omega-3, protein dan asam amino.

Otak memerlukan karbohidrat alami yang terdapat dalam beras, gandum, sagu, jagung, dan kentang untuk menyokong berbagai aktivitas metabolismenya. Kekurangan karbohidrat dapat menyebabkan kerusakan otak/kelainan syaraf yang tidak dapat diperbaiki.

Lemak Omega-3, protein dan  asam amino juga merupakan nutrisi penting untuk otak. Lemak Omega-3 tinggi yang terdapat dalam ikan Salmon, Cod, Tuna, Sarden dan Herring ataupun minyak ikan membantu pembentukan membran sel, terutama sel saraf otak. Untuk memenuhi kebutuhan Omega-3 pada Fathiin, saya rutin memberinya satu sendok makan Seven Seas yang kaya akan Omega-3 setiap hari.

Sementara protein dan asam amino yang terdapat dalam ASI, hati ayam, gandum, bayam, daging, telur, susu, keju, kacang-kacangan membantu memaksimalkan fungsi otak serta membantu proses penyerapan dan pengolahan pesan didalam otak.

Tak hanya nutrisi, otak juga memerlukan vitamin dan mineral untuk pertumbuhan dan perkembangannya, serta agar dapat bekerja maksimal. Beberapa vitamin terbaik yang diperlukan otak diantaranya, vitamin-B1 yang terdapat dalam nasi, biji-bijian, sereal, roti dan pasta diperlukan untuk merawat kesehatan sel syaraf dan kesehatan otak.

Vitamin B-5 atau asam Pantotenat berfungsi membantu proses pengantaran rangsangan syaraf. Vitamin ini terdapat dalam daging, buah, ikan dan sayuran. Sementara vitamin B-6 sangat penting untuk fungsi neurotransmitter dan perkembangan otak yang bisa kita temukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, serta polong-polongan. Kekurangan Vitamin B-6 dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan menyebabkan kehilangan memori jangka pendek

Vitamin B-12 merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk pembentukan mylein, yang penting untuk membentuk lapisan di sekitar serat saraf yang bertindak seperti isolasi. Kekurangan Vitamin B-12 sering dikaitkan dengan kerusakan saraf, kehilangan memori, perubahan suasana hati dan kelambatan mental. Vitamin ini banyak ditemukan dalam daging seperti daging sapi, kambing, dan ikan.

Kandungan Seven Seas yang tinggi akan Omega-3, Vitamin A dan Vitamin D  memungkinkan tercukupi kebutuhan vitamin untuk otak Fathiin. Saya memberinya satu sendok makan Seven Seas setiap hari untuk memenuhi kebutuhan vitaminnya.

winner-sevenseas

Seven Seas Emulsion

Sumber:

http://www.sevenseas.co.id/index.php?option=com_products

http://ailove-engineering.blogspot.com/2013/01/bagaimana-otak-ibu-mempengaruhi-otak.html

http://www.tabloid-nakita.com/read/540/menjadikan-anak-cerdas

http://www.anneahira.com/nutrisi-otak.htm

Advertisements

2 thoughts on “Anak Cerdas Dalam Pengasuhan Ibu Hebat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s