Menulis Fiksi itu Seksi?

HBagi diriku yang punya imajinasi cekak, menulis fiksi laksana ‘Pungguk merindukan bulan’. Sulit dan ndak mungkin!

Tapi kalau dipikir-pikir apalah yang ndak mungkin di dunia ini. Minjem pepatah ala orang kulon alias orang barat, Where there is a will there is a way utawa Man jadda Wa Jadda ala orang Arab yang artinya sama, siapapun yang punya kemauan dan berusaha mewujudkannya maka suatu saat akan terwujud juga.

Buku ‘Menulis fiksi itu seksi’ karya Alberthiene Endah banyak bertutur tentang seluk beluk menulis novel. Dalam buku itu dipaparkan jika tak semua orang yang memiliki kemampuan menulis fiksi dan mempunyai ide brilliant akhirnya bisa mewujudkan impiannya untuk membuat sebuah novel. Kenapa? Pastinya semua terkait MOTIVASI yang dimilikinya. Biasanya menggebu-gebu diawal tapi pada pertengahan stag, berhenti menulis dan tidak memiliki gairah untuk melanjutkan dengan berbagai alasan.

Menjadi penulis berarti siap membawa catatan kemanapun ia pergi karena ide kadang muncul disaat yang tidak diduga. Catatan-catatan ini akan sangat bermanfaat saat kita mulai merangkai ide atau gagasan tersebut ke dalam tulisan.

“Ide memang tidak selalu menyajikan jati dirinya dengan jelas. Ia bisa muncul melalui sekelumit warna, sekilas raut wajah seseorang, atau bahkan hanya dari semburat merah langit senja”

Setelah kita memiliki banyak ide, hal yang harus kita lakukan ialah mengolah ide atau gagasan menjadi topik yang cemerlang dan tajam. Apa itu topik? Dalam buku ini, Alberthiene menulis bahwa topik ialah tujuan, misi, dan pokok persoalan yang hendak kita sampaikan di dalam cerita. kenapa dan apa yang ingin kita bahas? Hasil akhirnya apa yang kita harapkan?Apa yang ingin kita pesankan pada pembaca? Konflik seperti apa yang sekiranya menarik dan bermanfaat untuk pembaca?

“Kesulitan mengolah ide tidak akan terjadi jika kita mau meramu ide menjadi adonan topik. Untuk mengawali perjalanan sebuah novel haruslah ditandai dengan adanya topik tulisan yang pasti”

Buku ini juga menyajikan banyak kiat atau trik dalam tulis menulis novel. Bagaimana menemukan ide yang tercecer, bagaimana mengelola waktu untuk menulis agar tetap konsisten, bagaimana merangkai kata-kata indah dan lain sebagainya.

Ditulis dengan bahasa ringan dan terasa mengalir menjadikan buku ini sangat menarik untuk dibaca. Kumpulan pengalaman Alberthiene Endah dituangkan dalam buku ini menjadikannya memiliki bobot tersendiri. Layak dibaca oleh para pemula ataupun yang sudah mahir dalam tulis menulis fiksi.

***

Judul: Menulis fiksi itu seksi

Penulis: Alberthiene Endah

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Halaman: 255 halaman

Harga: Rp 83.000

***

Yang pengen dapet buku ini gratis jangan lupa kasih komen di Perlindungan… ya πŸ˜€

Advertisements

35 thoughts on “Menulis Fiksi itu Seksi?

  1. hamazza tuh sapa ka?
    bekgronnya keren oi..

    sepakat tuh yang penting usaha..
    bikin fiksi itu kudu usaha juga, pasti nantinya bisa karena biasa.. dan daku ga terbiasa bikin fiksi.. pernah ada lomba bikin fiksi, jadinya malah bikin malu baca lagi.. emang kudu dibiasain sih ya.. padahal daku suka banget membaca fiksi..

    • Hamazza itu gabungan nama anakku mbak. Iyaaaa,,, ni aku barusan menang lomba nulis mbak. itu juga hasil usaha berkali2 gagal dan belajar. Lumayan dapet 250.000. Sama dengan nulis fiksi,, kudu banyak baca novel bermutu dan banyak nulis fiksi. Entah bagus entah itu urusan belakangan πŸ˜€

  2. “Menjadi penulis berarti siap membawa catatan kemanapun ia pergi karena ide kadang muncul disaat yang tidak diduga. Catatan-catatan ini akan sangat bermanfaat saat kita mulai merangkai ide atau gagasan tersebut ke dalam tulisan.” —-> SANGAT SETUJU… Hehehhe….

  3. samaaa…buat saya, menulis reality sehari-hari di blog aja sering susah mewujudkannya apalagi nulis fiksi yang mesti berimajinasi
    thanks for sharing yaaaa…

  4. Bagi diriku yang punya imajinasi cekak, menulis fiksi laksana β€˜Pungguk merindukan bulan’. Sulit dan ndak mungkin!
    Padahal kalo dulu ikut Neil Armstrong ke bulan, sekarang udah jagoan nulis fiksi.
    He he he!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s